Menu

Mode Gelap

Daerah

Dinilai Tidak Merata, Distribusi Bantuan Banjir di Bontang Bakal Dievaluasi

badge-check


					Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. (Mirah Hayati/Jurnalpijar) Perbesar

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. (Mirah Hayati/Jurnalpijar)

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan mengevaluasi pendistribusian bantuan bagi warga terdampak banjir yang dinilai belum merata. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan akan segera mengumpulkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, dan para pemangku kepentingan untuk menyinkronkan data dan menata penyaluran bantuan.

Menurut dia, perbedaan data antara kelurahan, kecamatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membuat distribusi bantuan berpotensi tidak merata.

“Data ini harus disinkronkan. Jangan sampai ada warga yang tidak dapat bantuan, sementara di tempat lain justru menumpuk. Kita akan evaluasi bersama,” tegasnya, Selasa (17/2/2026).

Ia mencontohkan salah satu RT yang melaporkan sekitar 700 jiwa terdampak banjir, namun hanya menerima sekitar 70 paket bantuan. Kondisi ini memicu keluhan warga dan menjadi perhatian serius pemerintah.

Selain persoalan data, AH sapaan akrabnga ini Aku mau coba lobi-lobi ah Ramadan tiba Ramadan menyebut distribusi bantuan dari berbagai pihak seperti perusahaan, organisasi, maupun pemerintah belum terkoordinasi satu pintu, sehingga berpotensi tumpang tindih.

Pemkot berencana menggelar rapat koordinasi, termasuk dengan perusahaan yang selama ini turut membantu penanganan banjir, untuk memastikan penyaluran bantuan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Besok atau secepatnya akan kita rapatkan. Semua harus satu data dan satu pintu supaya tidak ada yang terlewat,” kata dia.

Prioritas Pemkot adalah memastikan distribusi makanan bagi warga yang masih terendam banjir dan kesulitan memasak, serta memperkuat pasokan logistik melalui dukungan perusahaan dan stakeholder.

“Kami berharap koordinasi yang lebih solid dapat mempercepat penanganan dampak banjir sekaligus memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan,” tutupnya. (*)

Penulis : Mirah Hayati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rumah Sakit dan BPJS Buka Suara Soal Antrean Membludak di RSUD Taman Husada Bontang

18 Februari 2026 - 11:34

Sistem Terganggu Usai Libur, Antrean Pasien BPJS Menumpuk di RSUD Taman Husada

18 Februari 2026 - 01:38

Selama Ramadan 2026, Pemkot Bontang Tutup THM dan Terapkan Pembatasan Usaha

17 Februari 2026 - 04:44

Trending di Daerah