BONTANG – Jenazah pria paruh baya yang ditemukan di sebuah rumah di Jalan Letjend S. Parman, Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang, pada Minggu (8/3/2026) lalu akhirnya dimakamkan tanpa identitas.
Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano melalui Kasat Reskrim, AKP Randy Anugrah, mengatakan bahwa telah dilakukan upaya identidikafi korban, tetapi tidak membuahkan hasil.
“Kami telah berupaya mengidentifikasi korban melalui berbagai cara. Namun hingga batas waktu pemakaman, identitas pria tersebut tetap tidak diketahui,” katanya, Kamis (12/3/2026).
Mulai dari pemeriksaan dan alat retina mata, keduanya tetap tidak dapat menemukan data terkait jenazah yang ditemukan. Randypun menyampaikan bahwa kemungkinan korban tidak pernah melakukan pembaruan data kependudukan ataupun perekaman identitas sehingga tidak terdeteksi dalam sistem.
“Meskipun dia bukan warga Bontang sekalipun, tetap akan terdeteksi jika sudah melakukan pembaruan data,” ucapnya.
Berbagai upaya telah dilakukan aparat, menyebarkan informasi kepada seluruh masyarakat juga dilakukan dengan harapan ada keluarga atau kerabat yang mengenali korban.
“Hingga proses pemakaman berlangsung, tidak ada satupun orang yang datang mengaku sebagai keluarga atau kerabat korban,” pungkasnya.
Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak berwajib menduga bahwa pria tersebut meninggal akibat serangan jantung, karena saat ditemukan terdapat obat-obat penyakit tersebut disekitarnya.
Proses pemakaman dilakukan pada Selasa (11/3/2026) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pisangan, Jalan HM Ardan, setelah shalatkan di RSUD Taman Husada. (*)
Penulis : Mirah Hayati









