SANGATTA – Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Jalan Yos Sudarso II, Gang Family 3B, RT 24, Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), pada hari Senin (23/3/2026) sore menjelang petang. Peristiwa bencana alam ini menghanguskan sejumlah rumah barakan (kontrakan) dan rumah tunggal milik warga, menyebabkan kerugian material yang cukup signifikan.
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutim, informasi kebakaran diterima sekitar pukul 18.08 WITA. Tim pemadam segera menuju lokasi dan tiba pada pukul 18.17 WITA dengan jarak tempuh sekitar dua kilometer.
Kepala Seksi Pemadaman, Pengendalian Operasi dan Komunikasi Disdamkartan Kutim, Eko Purnomo, menjelaskan objek yang terbakar meliputi rumah barakan serta rumah warga di sekitarnya. Area yang terbakar merupakan pemukiman yang terdiri dari rumah barakan enam pintu, tiga unit rumah tunggal serta empat rumah lainnya ikut terdampak oleh penyebaran api.
“Area yang terbakar merupakan pemukiman, terdiri dari rumah barakan enam pintu, tiga unit rumah tunggal serta empat rumah lainnya ikut terdampak,” ujar Eko Purnomo.
Meski kebakaran cukup besar dan menghanguskan banyak bangunan, pihak Disdamkartan memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
“Untuk sementara, korban jiwa nihil dan tidak ada laporan korban luka maupun meninggal dunia,” tegasnya.
Api baru berhasil dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 19.50 WITA, setelah petugas berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian selama lebih dari satu jam.
Namun demikian, pihak Disdamkartan masih melakukan pendataan terkait total kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut. Kerugian masih dalam proses pendataan dan belum dapat dipastikan secara pasti hingga berita ini diturunkan.
“Kerugian masih dalam proses pendataan dan belum dapat dipastikan,” tambah Eko Purnomo.
Terkait penyebab kebakaran, pihak Disdamkartan menyebutkan hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Beberapa sumber menyebutkan, para penghuni kontrakan sedang mudik sehingga rumah dalam keadaan kosong pada saat kebakaran terjadi.
“Penyebab asal api masih belum diketahui dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Dalam proses pemadaman, sejumlah unit dikerahkan dari beberapa pos, di antaranya unit fire dan suplai dari Pos Utara, dua unit fire dan satu unit suplai dari Pos Pendidikan, satu unit fire dari Pos Selatan, satu unit suplai dari Pemda dan bantuan perusahaan. (*)









