Menu

Mode Gelap

Daerah

Tingkatkan Pengawasan Keamanan Kota, Bontang akan Pasang 55 CCTV Baru

badge-check


					Salahsatu monitor dalam pantauan CCTV (Closed Circuit Television) di wilayah Kota Bontang. Perbesar

Salahsatu monitor dalam pantauan CCTV (Closed Circuit Television) di wilayah Kota Bontang.

BONTANG – Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah daerah dalam menjamin masyarakatnya bisa hidup dengan lingkungan yang aman tanpa diselimuti rasa takut.

Kriminalitas menjadi salah satu polemik yang terus ditekan oleh para pihak berwajib di masing masing wilayah. Selain penindakan, upaya pencegahan juga harus ditingkatkan.

Dalam hal inj, Pemerintah kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memperkuat sistem pengawasan dan pelayanan publik berbasis teknologi dengan melakukan penambahan CCTV sebanyak 55 unit kamera pada 2026.

Kepala Diskominfo Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, nengatakan bahwa penambahan ini merupakan bagian dari pengembangan Program Mata Bontang.

“Program tersebut merupakan sebuah sistem pemantauan kota yang memungkinkan aktivitas di ruang publik dipantau secara real time,” katanya, Kamis (2/4/2026)

Nantinya seluruh perangkat CCTV akan terintegrasi dengan Command Center yang berlokasi di Gedung Auditorium 3D, Jalan Awang Long.

“Dari Command Center, petugas dapat memantau kondisi lalu lintas, aktivitas masyarakat, hingga potensi gangguan keamanan secara langsung,” ujarnya.

Sebelumnya, di Bontang terdapat 11 titik pemantauan CCTV, dengan tambahan kamera maka akan menjadi 66 titik.

“Dengan perluasan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pemantauan di berbagai kawasan strategis,” katanya.

Menurut Andi, kesiapan sistem sebenarnya telah dimulai sejak tahun sebelumnya melalui pembangunan jaringan fiber optik sebagai infrastruktur utama pengiriman data.

“Jaringan sudah siap, sehingga saat ini fokus kami pada pemasangan perangkat di lapangan,” pungkasnya.

Dirinya berharap pemanfaatan teknologi ini mampu meningkatkan kecepatan respons terhadap berbagai kejadian darurat, seperti kecelakaan lalu lintas, kemacetan, hingga potensi gangguan keamanan. (*)

 

Penulis : Mirah Hayati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Beda Dengan Pusat, Pemkot Bontang Pilih WFH di Hari Rabu

2 April 2026 - 17:38

Dorong Transparansi Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal, Pemkot Bontang Luncurkan Aplikasi “Teman Naker”

2 April 2026 - 17:15

13.753 Warga Bontang Bakal Terima Bantuan Pangan, DKP3 Prioritaskan Pemerataan

1 April 2026 - 16:20

Trending di Daerah