Jurnalpijar.com – Upaya membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat di lingkungan pondok pesantren terus didorong Saka Bakti Husada (SBH) Bontang. Melalui program bertajuk “SBH Mengajar”, ratusan santri Darul Hikmah Boarding School (DHBS) mendapat edukasi mengenai pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Kegiatan yang berlangsung di Asrama Putra DHBS, Kelurahan Bontang Lestari, Jumat (28/8/2026), ini diikuti sekitar 300 siswa tingkat SMP dan SMA. SBH Bontang, yang merupakan satuan karya Gerakan Pramuka di bawah naungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, turut menggandeng Puskesmas Bontang Lestari dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Mengusung tema “Belajar PHBS di Pondok, Wujudkan Generasi Sehat dan Berakhlak Mulia”, kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga mengajak para santri mempraktikkan langsung kebiasaan hidup sehat.
Sekretaris Pimpinan SBH Bontang, dr Fajaruddin Ma’ruf, mengatakan edukasi PHBS penting diberikan kepada santri mengingat kehidupan di lingkungan asrama membutuhkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kesehatan.
Menurutnya, penerapan PHBS juga menjadi salah satu langkah pencegahan terhadap berbagai gangguan kesehatan yang berpotensi muncul di lingkungan hunian bersama, seperti penyakit kulit termasuk scabies, hingga infeksi saluran pernapasan.

Materi yang diberikan mencakup praktik mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, membudayakan hidup tanpa rokok, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, serta membiasakan aktivitas fisik secara rutin.
“Kami juga melakukan inspeksi ke asrama santri untuk melihat dan mengecek higienitas kamar-kamar tempat tinggal mereka,” ujar Fajaruddin yang juga menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut.
Selain penyuluhan, inspeksi lingkungan asrama menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat langsung kondisi kebersihan dan higienitas tempat tinggal para santri.
Hasil dari inspeksi tersebut nantinya akan menjadi bahan rekomendasi yang disampaikan kepada pihak sekolah, guru, dan pembina santri. Rekomendasi itu diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sebagai upaya menciptakan lingkungan asrama yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Melalui kegiatan SBH Mengajar, SBH Bontang berharap penerapan PHBS tidak hanya menjadi materi yang dipahami oleh para santri, tetapi juga berkembang menjadi kebiasaan sehari-hari selama mereka menjalani pendidikan di lingkungan pondok pesantren. (Adv)
Penulis: Bambang









