Menu

Mode Gelap

Daerah

Partisipasi Posyandu Meningkat, Puskesmas Bontang Selatan I Catat Penurunan Stunting

badge-check


					Mini Lokakarya Lintas Sektor Triwulan III yang digelar di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (27/8/2026).  (Foto: Bambang) Perbesar

Mini Lokakarya Lintas Sektor Triwulan III yang digelar di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (27/8/2026). (Foto: Bambang)

Jurnalpijar.com – Puskesmas Bontang Selatan I mencatat adanya penurunan angka stunting di wilayah kerjanya sepanjang tahun 2026. Berdasarkan data terbaru, prevalensi stunting turun dari 24 persen pada tahun sebelumnya menjadi 19 persen.

Capaian tersebut dipaparkan dalam kegiatan Mini Lokakarya Lintas Sektor Triwulan III yang digelar di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini turut melibatkan Forum Komunikasi Publik (FKP) serta berbagai unsur lintas sektor.

Kepala Puskesmas Bontang Selatan I, drg Irmawati, mengatakan penurunan angka stunting tersebut menjadi perkembangan positif dalam upaya perbaikan kesehatan dan tumbuh kembang anak di wilayah Bontang Selatan.

Meski demikian, capaian tersebut belum sepenuhnya memenuhi target yang ditetapkan Pemerintah Kota Bontang. Pemkot masih menargetkan angka stunting dapat ditekan hingga mencapai 12 persen.

Menurut Irmawati, salah satu faktor yang turut mendorong penurunan angka stunting adalah meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu. Jika sebelumnya tingkat kunjungan hanya berkisar 40 hingga 50 persen, kini jumlah kehadiran telah mencapai 98 persen.

Meningkatnya kunjungan tersebut dinilai sangat penting karena pemantauan pertumbuhan anak dapat dilakukan secara lebih rutin dan menyeluruh. Posyandu tidak hanya diperuntukkan bagi anak yang sedang mengalami gangguan kesehatan, tetapi juga bagi anak-anak yang dalam kondisi sehat.

“Yang datang ke posyandu bukan hanya anak atau balita yang sakit, tetapi juga yang sehat. Ini untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak,” ujar Irmawati.

Selain penguatan pelayanan posyandu, tahun ini Puskesmas Bontang Selatan I juga mendapat dukungan dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR untuk penanganan stunting di tiga kelurahan wilayah kerjanya, yakni Tanjung Laut, Tanjung Laut Indah, dan Satimpo.

Dana yang disalurkan melalui masing-masing kelurahan tersebut nantinya akan digunakan untuk menjalankan program sesuai dengan kebutuhan dan kondisi stunting di wilayah masing-masing. Dengan demikian, langkah penanganan dapat disesuaikan dengan persoalan yang dihadapi di setiap kelurahan.

Irmawati mengatakan, pelaksanaan program tersebut juga akan menjadi bagian dari proses pemantauan Puskesmas Bontang Selatan I untuk melihat efektivitas upaya yang dilakukan. “Ini akan menjadi monitoring kami juga nantinya,” ungkapnya.

Ke depan, kolaborasi antara puskesmas, pemerintah kecamatan dan kelurahan, perusahaan, serta masyarakat diharapkan terus diperkuat. Penurunan angka stunting yang telah dicapai menjadi modal penting untuk mengejar target penurunan hingga 12 persen sebagaimana yang ditetapkan Pemerintah Kota Bontang. (Adv)

 

Penulis: Bambang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Petani Terdampak Banjir di Kota Padang

3 September 2026 - 12:39

PantauReal-time Kondisi Udara, DLH Bontang Klaim Masih di Batas Aman

3 September 2026 - 05:38

Komisi B DPRD Bontang Minta Perizinan Pembangunan SPBU Dipermudah

1 September 2026 - 05:38

Trending di Daerah