BONTANG – Seekor buaya berhasil dievakuasi dari kawasan pabrik PT Badak NGL. Proses penangkapan berlangsung pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 18.30 Wita. Buaya yang diperkirakan mencapai 4 meter tersebut ditemukan muncul di kawasan mangrove yang berada tidak jauh dari area pabrik.
Sigit, salah satu saksi mata sekaligus karyawan RS Badak LNG, mengatakan bahwa proses evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 Wita. Penangkapan dilakukan oleh tim sanitasi Badak LNG, yang memiliki tugas menangani keberadaan hewan liar di kawasan pabrik. “Itu ditangkapnya kemarin sore, sekitar jam setengah 7 malam, waktu penangkapan pun sekitar kurang lebih 3 jam,” ujar Sigit saat dikonfirmasi pada Kamis (3/9/2026).
Menurut Sigit, keberadaan buaya tersebut bukan pertama kalinya terlihat di kawasan pabrik. Hewan predator itu disebut beberapa kali melintas dan terlihat oleh para pekerja di area operasional. Kehadiran buaya yang berulang kali muncul ini menjadi perhatian serius bagi manajemen pabrik.
Para pekerja yang melihat keberadaan buaya kemudian melaporkannya kepada bagian sanitasi. Tim sanitasi selanjutnya melakukan proses penangkapan dan evakuasi untuk memastikan keselamatan pekerja maupun hewan tersebut. Operasi penangkapan memakan waktu kurang lebih tiga jam menunjukkan tingkat kesulitan dalam menangani hewan predator berukuran besar tersebut.
Ia menambahkan, keberadaan buaya di sekitar kawasan pabrik diduga berkaitan dengan habitat mangrove yang berada di sekitar area tersebut. Kondisi itu membuat kemunculan satwa liar, termasuk buaya, masih berpotensi terjadi.
Evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi, agar keberadaan buaya tidak membahayakan para pekerja yang beraktivitas di kawasan pabrik. Sekaligus memastikan satwa tersebut dapat ditangani oleh pihak yang berwenang. (*)









