Jurnalpijar.com, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menggelar mutasi pada jajaran pejabat Eselon II, Senin (22/9/2025)Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengungkapkan bahwa masih terdapat lima posisi strategis kepala dinas yang belum terisi dan akan diseleksi melalui mekanisme seleksi terbuka.
Kelima posisi yang masih kosong tersebut adalah Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP).

“Ini masih proses Job Fit. Setelah ini akan ada seleksi terbuka. Rencananya minggu depan dipercepat tahapannya,” ungkap Neni usai melantik sejumlah pejabat baru di lingkup pemda.
Mutasi tahap pertama yang dilaksanakan BKPSDM Kota Bontang melibatkan sejumlah perpindahan posisi strategis. Sonny Suwito, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPKAD, kini dipindahkan menjadi Staf Ahli Bidang Perekonomian. Sementara Lukman diangkat menjadi Staf Ahli Bidang Pemberdayaan Masyarakat.
Anwar Sadat, mantan Kepala Diskominfo, kini menempati posisi baru sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintah dan Pemasyarakatan. Rafidah, yang sebelumnya memimpin Dispoparekraf, dipindahkan menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan.
Beberapa perpindahan posisi juga terjadi di level kepala dinas. Abdu Safa Muha, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), kini dipercaya memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang.
Syahruddin, mantan Kepala Bapenda, mendapat tugas baru sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida). Sementara dr. Bahauddin dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Perhubungan.









