BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mengadakan pelatihan khusus bagi para operator sekolah untuk mengelola Data Pokok Pendidikan (Dapodik), di Hotel Grand Mutiara.
Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Bontang, Ishak Karangan, menjelaskan pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan akurasi dan kualitas data pendidikan di daerah.
“Pelatihan diikuti 163 peserta yang terdiri dari operator TK/PAUD, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta,” Jumat (7/11/2025).
Ia menekankan pentingnya keterampilan operator sekolah dalam mengelola data pendidikan.
Pasalnya, dapodik menjadi tulang punggung berbagai kebijakan pendidikan. Oleh karena itu, operator sekolah harus memahami dan mampu memperbarui data dengan akurat.
Menurutnya, data yang valid akan menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat.
“Peserta dibagi ke dalam dua kelas agar pembelajaran lebih efektif, dengan 108 peserta dari SD dan SMP, serta 55 peserta dari TK/PAUD,” sebutnya.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pendampingan langsung dari narasumber Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), termasuk dari Direktorat PAUD Dikdasmen dan Pusdatin.
“Kehadiran narasumber pusat memastikan para peserta memperoleh pemahaman yang sesuai standar nasional. Mereka memiliki kompetensi dan kewenangan penuh dalam pengelolaan Dapodik,” tambahnya.
Pelatihan ini juga menyasar sekolah swasta, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan secara merata.
Ishak menegaskan, penguatan kapasitas operator sekolah akan membantu Disdikbud Bontang memperkuat sistem data pendidikan di seluruh jenjang, sehingga perencanaan dan evaluasi pendidikan dapat dilakukan dengan lebih tepat sasaran.









