Menu

Mode Gelap

Daerah

Dinkes Bontang Rutin Jangkau Masyarakat Pesisir Melalui Program Puskesmas Keliling

badge-check


					Kegiatan Puskesmas Keliling (Pusling) yang digelar Puskesmas Bontang Lestari di Kampung Tihi-Tihi, Kamis (13/11/2025). (Foto: Rezwan) Perbesar

Kegiatan Puskesmas Keliling (Pusling) yang digelar Puskesmas Bontang Lestari di Kampung Tihi-Tihi, Kamis (13/11/2025). (Foto: Rezwan)

BONTANG – Dinas Kesehatan Kota Bontang melalui Puskesmas Bontang Lestari kembali menjalankan program Puskesmas Keliling (Pusling) sebagai wujud pelayanan kesehatan jemput bola bagi masyarakat di wilayah pesisir. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Terapung Tihi-tihi, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (13/11/2025).

Program Pusling ini menyediakan berbagai layanan kesehatan komprehensif, meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan ibu hamil, imunisasi anak, pelayanan konsultasi gizi dan penanganan penyakit tidak menular. Selain pelayanan medis, tim juga memberikan penyuluhan kesehatan tumbuh kembang anak serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat.

Perawat Pelaksana Pusling Bontang Lestari, Satria, A.Md.Kep, menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat dibutuhkan untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di daerah dengan akses terbatas terhadap fasilitas dan layanan kesehatan dasar. Program ini telah menjadi kegiatan rutin bulanan yang konsisten dilaksanakan oleh Puskesmas Bontang Lestari.

“Setiap bulan ya, biasanya antara pertengahan atau akhir di setiap bulan pelaksanaannya. Tim kami rutin turun tidak hanya ke kampung Tihi-tihi, ada juga Kampung Selangan dan Lok Tunggul yang berada di wilayah Kelurahan Bontang Lestari. Itu monitoring tumbuh kembang pada bayi balita dan melaksanakan pelayanan kesehatan pada program Pusling ini,” ungkap Satria.

Selain kegiatan Pusling di posyandu, tim juga menjalankan program rutin lainnya yaitu BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) dan UKGS (Unit Kesehatan Gigi Sekolah) yang bekerjasama dengan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) setempat.

“Kalau Program BIAS kali ini, imunisasi berupa suntik vaksinasi dan UKGS berupa pemeriksaan gigi untuk anak-anak sekolah yang belum terjangkau dengan pemeriksaan gigi dan vaksinasi. Jadi tadi dokter spesialisnya turun langsung melakukan pelayanan ini. Dan juga sejauh ini, tidak ada kendala dalam pelaksanaan kegiatan,” jelasnya.

Kader Posyandu Pasir Putih VII Kampung Tihi-tihi, Darmayanti, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap layanan kesehatan dari kegiatan Pusling Dinkes Kota Bontang. Ia mengakui bahwa para kader posyandu telah memperoleh banyak pengetahuan baru melalui program ini.

“Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan rutin ini, masyarakat sangat terbantu sekali. Tak hanya itu, pengurus atau teman-teman kader posyandu juga banyak mendapatkan pengetahuan tentang pelayanan yang ada di posyandu seperti bagian administrasi pencatatan dan pelaporan, serta seperti mengelola administrasi dan monitoring tumbuh kembang anak lengkap dengan buku panduannya,” tuturnya.

Masyarakat Tihi-tihi menyambut baik kehadiran tim Puskesmas Keliling yang membawa berbagai layanan kesehatan dasar yang sangat mereka butuhkan. Mereka merasa terbantu karena tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas.

Program Pusling ini menunjukkan komitmen Dinkes Bontang dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil dan pesisir yang selama ini menghadapi kendala akses terhadap fasilitas kesehatan. (*/ADV)

 

Penulis: Rezwan Ananda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi Dinkes, KMI, dan UGM Dorong Pemeriksaan HPV DNA untuk Tekan Kasus Kanker Serviks di Bontang

29 November 2025 - 09:38

Hujan Lebat Guyur Samarinda, 25 Titik Jalan dan Pemukiman Terendam Banjir

29 November 2025 - 07:57

Kepesertaan Aktif BPJS Kesehatan Bontang Capai 93 Persen

28 November 2025 - 12:13

Trending di Daerah