BONTANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan Pemerintah Kota Bontang dinilai memberikan dampak positif bagi peserta didik di SMP Negeri 1 Bontang.
Hal ini disampaikan Kepala SMPN 1 Kota Bontang, Riyanto bahwa kehadiran program ini bukan hanya meringankan kebutuhan gizi harian siswa, tetapi juga membantu menekan beban pengeluaran keluarga.
Menurutnya, sejak awal diperkenalkan, MBG disambut dengan antusias oleh para pelajar.
“Mereka menyambut baik dan Alhamdulillah tidak ada kendala berarti,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).
SMPN 1 Bontang membagi distribusi makanan dalam dua sesi setiap hari. Pagi hari diperuntukkan bagi siswa kelas 8 dan 9 yang totalnya mencakup 17 rombel.
Sementara sesi siang menyasar 8 kelas lainnya, sehingga seluruh 25 rombongan belajar dapat terlayani tanpa tumpang tindih.
Menu makanan sudah disiapkan penyedia, sementara pihak sekolah berfokus pada penjadwalan dan pembagian.
Namun, beberapa siswa terkadang memilih tidak mengambil jatah makan karena selera pribadi, namun hal itu tidak dianggap masalah.
“Tidak semua anak cocok dengan menu tertentu. Kalau tidak ingin ambil, ya tidak dipaksakan,” jelasnya.
Dukungan dari orang tua juga tercatat tetap positif. Banyak wali murid merasa terbantu karena kebutuhan jajan harian anak menjadi lebih ringan.
“Bagi sebagian orang tua, ini jelas meringankan. Meskipun ada anak yang tetap mencari makanan sesuai kebiasaan mereka, tapi secara umum MBG sangat bermanfaat,” imbuhnya.









