BONTANG — SDN 004 Bontang Utara terus memperkuat upaya pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Kepala sekolah, Emelia, menyampaikan bahwa pembinaan karakter dan sosialisasi anti-bullying menjadi fokus penting untuk menjaga kenyamanan belajar seluruh siswa.
Menurut Emelia, sekolah secara rutin memberikan imbauan kepada siswa pada setiap kegiatan upacara. Selain itu, guru-guru juga aktif mengingatkan di berbagai kesempatan agar siswa memahami pentingnya menjaga sikap dan menghargai teman.
“Kami selalu melakukan sosialisasi saat upacara, karena itu momen yang menjangkau semua siswa. Kami tekankan pentingnya saling menghargai agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Walaupun saat ini kondisi sekolah kondusif, Emelia mengakui bahwa beberapa tahun lalu pernah terjadi kasus perundungan ringan antar siswa. Kejadian tersebut telah ditangani dengan pembinaan tanpa sanksi berat, mengingat sifatnya yang berupa olok-olokan anak-anak yang kemudian memicu emosi.
“Itu kejadian dua tahun lalu. Anak-anak saling mengolok, kemudian ada yang terbawa emosi. Tapi setelah itu langsung kami bina. Sejak kejadian itu tidak ada kasus baru,” ungkapnya.
Emelia menambahkan, tahun lalu pihak sekolah sebenarnya telah mengajukan program pembinaan karakter yang ditujukan untuk pencegahan perundungan. Namun program tersebut urung terlaksana karena adanya penundaan dan belum teranggarkan kembali tahun ini. Rencananya, kegiatan tersebut akan kembali dimasukkan pada anggaran tahun depan dengan menggandeng dinas terkait sebagai narasumber.
“Tahun depan akan kami ajukan lagi. Awalnya pesertanya hanya siswa, tapi kami lihat orang tua juga penting untuk dilibatkan supaya pemahaman anti-bullying bisa dipahami dari rumah,” tuturnya.
Sebelumnya, sekolah juga pernah mengadakan kegiatan untuk orang tua terkait pengelolaan emosi, yang dinilai sangat membantu komunikasi antara sekolah dan keluarga.









