Menu

Mode Gelap

Daerah

Pelayanan Posyandu Bontang Selatan Kian Terpadu Lewat ILP, Warga Diminta Rutin Datang

badge-check


					Penanggungjawab Posyandu ILP Dinkes Bontang, Murni. (Foto: Mirah) Perbesar

Penanggungjawab Posyandu ILP Dinkes Bontang, Murni. (Foto: Mirah)

BONTANG – Pelayanan kesehatan di Posyandu wilayah Bontang Selatan kini semakin terpadu dan mudah diakses masyarakat. Melalui konsep Integrasi Layanan Primer (ILP), berbagai layanan dasar dihadirkan dalam satu tempat untuk menjawab kebutuhan kesehatan warga secara menyeluruh.

Posyandu ILP di Bontang Selatan tidak lagi hanya berfokus pada penimbangan balita, tetapi telah berkembang menjadi pusat layanan kesehatan keluarga. Dalam satu kunjungan, masyarakat bisa mendapatkan beragam layanan mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak hingga konsultasi kesehatan.

Penanggung jawab Posyandu, Murni, menjelaskan bahwa pelayanan yang diberikan mencakup penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, imunisasi, hingga konsultasi gizi. Selain itu, kader juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

“Bukan hanya penimbangan berat badan atau pengukuran tinggi badan anak, tetapi juga berbagai layanan lain seperti konsultasi gizi, imunisasi, hingga edukasi kesehatan yang lebih luas,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Pelayanan kesehatan pada sejumlah fasilitas kesehatan Dinkes Bontang.

Seluruh layanan tersebut dilaksanakan oleh kader Posyandu yang telah mendapatkan pelatihan, serta didampingi oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan tetap optimal di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Pelayanan Posyandu ILP juga menyasar berbagai kelompok usia. Tidak hanya balita, ibu hamil turut mendapatkan pemeriksaan rutin serta edukasi seputar kehamilan dan menyusui. Bahkan, layanan skrining kesehatan juga tersedia bagi remaja, dewasa, hingga lansia.

Menurut Murni, kehadiran layanan terpadu ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan sejak dini. Pemantauan rutin dinilai mampu mendeteksi lebih awal berbagai potensi masalah kesehatan.

“Dengan menimbang dan mengukur tinggi badan anak setiap bulan, kita bisa mendeteksi dini jika ada masalah gizi seperti stunting atau gizi buruk,” jelasnya.

Selain itu, kelengkapan imunisasi anak juga menjadi perhatian utama dalam pelayanan Posyandu. Dengan imunisasi yang tepat waktu, anak-anak dapat terlindungi dari berbagai penyakit yang berisiko.

Untuk memudahkan akses, jadwal pelayanan Posyandu di Kelurahan Tanjung Laut Indah telah disusun sepanjang Mei. Di antaranya pada 6 Mei di Posyandu Aulia (Jalan Tongkol RT 26), 9 Mei di Posyandu Kasih Ibu 2 (Masjid Nurul Bahri), 12 Mei di Posyandu Kasih Ibu 1 (Masjid Al Huda), 15 Mei di Posyandu Kasih Ibu 3 (Jalan Pelabuhan RT 15), serta 18 Mei di Posyandu Delima (Masjid Baiturrahim RT 16 dan 17).

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan cukup membawa buku KIA serta fotokopi Kartu Keluarga atau Kartu Identitas Anak (KIA).

Dengan layanan yang semakin lengkap dan terintegrasi, Posyandu di Bontang Selatan diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat, sekaligus mendorong terbentuknya keluarga yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya pelayanan kesehatan rutin. (*)

 

Penulis : Mirah Hayati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Buruh, Pemkot Bontang Komitmen Tekan Angka Pengangguran

1 Mei 2026 - 12:55

TMMD ke-128 Bontang Prioritaskan Fasilitas Rumah Ibadah Warga

29 April 2026 - 07:53

Puskesmas Bontang Barat Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Warga Kelurahan Belimbing

29 April 2026 - 04:32

Trending di Daerah