Menu

Mode Gelap

Daerah

Bocah 10 Tahun Diselamatkan dari Serangan Buaya di Muara Bengalon, 2 Warga Terjang Buaya

badge-check


					Zaki, anak 10 tahun yang menjadi korban serangan buaya di Desa Muara Bengalon, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Minggu (9/11) malam lalu. Perbesar

Zaki, anak 10 tahun yang menjadi korban serangan buaya di Desa Muara Bengalon, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Minggu (9/11) malam lalu.

BENGALON – Desa Muara Bengalon, Kecamatan Bengalon, dihebohkan peristiwa serangan buaya terhadap seorang anak pada Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 20.00 WITA. Muhammad Zaki Ramadani, bocah berusia 10 tahun, menjadi korban serangan buaya ganas.

Penyelamatan bermula saat Zaki ditemukan oleh salahsatu warga setempat di bawah kolong rumahnya. Kebanyakan rumah merupakan rumah panggung kayu yang berdiri di atas muara sungai. Hujania (35), pemilik rumah yang menjadi saksi mata, mendengar suara tangisan anak disertai riuh air di bawah rumah. Saat menengok, ia melihat tubuh Zaki sudah berada dalam gigitan buaya di bagian kiri badannya.

“Saya langsung teriak minta tolong sambil menarik tangan anak itu, tapi licin. Buayanya besar sekali,” ungkap Hujania.

Teriakan meminta pertolongan mengundang perhatian warga sekitar, termasuk Suyatno (67), seorang petani tambak yang sedang duduk di depan rumah tidak jauh dari lokasi kejadian. Tanpa ragu, pria berusia 67 tahun itu langsung melompat ke air untuk menyelamatkan korban.

“Saya lihat buaya itu mutar-mutar korban tiga kali, lalu saya tarik ekornya, tapi lepas. Buayanya bawa anak itu ke bawah kolong rumah warga,” cerita Suyatno. Ia memperkirakan panjang buaya sekitar tiga meter.

Dalam situasi kritis, ketika buaya menggigit dan membanting korban ke tiang rumah, Suyatno berusaha merangkak di dasar air hingga berhasil memegang tubuh buaya. Bersamaan dengan itu, warga lain bernama Andi Gunawan (38) ikut terjun ke air membantu membuka mulut buaya. Aksi heroik kedua warga ini akhirnya berhasil melepaskan tubuh Zaki dari gigitan reptil berbahaya tersebut.

Setelah berhasil dibebaskan, korban segera dibawa warga ke daratan dan selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit di Sangatta untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Kondisi Zaki saat ini masih dalam pengawasan tim medis.

Kepala Markas Unit Patroli Polairud Sangatta yang menerima laporan kejadian langsung menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Kepolisian disevutkan telah mendatangi TKP, mengumpulkan keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan instansi terkait. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi Dinkes, KMI, dan UGM Dorong Pemeriksaan HPV DNA untuk Tekan Kasus Kanker Serviks di Bontang

29 November 2025 - 09:38

Hujan Lebat Guyur Samarinda, 25 Titik Jalan dan Pemukiman Terendam Banjir

29 November 2025 - 07:57

Kepesertaan Aktif BPJS Kesehatan Bontang Capai 93 Persen

28 November 2025 - 12:13

Trending di Daerah