SANGATTA – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax dan Pertamax Turbo yang terjadi beberapa hari belakangan di SPBU Sangatta telah menimbulkan antrean panjang kendaraan yang menggunakan Pertalite sebagai alternatif.
Sales Brand Manager (SBM) Kaltimut 3 Fuel PT Pertamina, Bagus Hermawan Prabowo, menyebutkan faktor cuaca menjadi penyebab utama terhambatnya distribusi BBM ke wilayah Kutai Timur.

“Saat ini cuaca kurang oke, jadi kapal Pertamax keteteran telat sandar, apalagi sekarang batu bara lagi ramai, jadi kapal Pertamina telat masuk ke depot Samarinda, imbasnya rentetannya panjang sampai ke Bontang dan Kutai Timur,” jelasnya, Jumat (21/11/2025)
Bagus menambahkan bahwa kondisi cuaca buruk tidak hanya memengaruhi jadwal sandar kapal Pertamina, tetapi juga diperparah oleh tingginya aktivitas kapal pengangkut batu bara di pelabuhan. Hal ini menyebabkan antrian kapal yang lebih panjang dan berdampak pada keterlambatan pasokan BBM hingga ke daerah-daerah tujuan.
Untuk mengatasi permasalahan ini, pihak Pertamina telah melakukan berbagai upaya pemulihan dan monitoring intensif terkait pengiriman ke beberapa wilayah. Salah satu langkah yang diambil adalah mengubah jadwal pengiriman untuk mempercepat distribusi.
“Setiap pengiriman sekarang pagi, kalau sebelumnya kan siang berangkatnya, aman kan kalau siang, menghindari kemacetan, tapi sekarang jam 6-7 udah DO dari Depot Samarinda,” tambah Bagus. (*)









