BONTANG – Setelah lama vakum, geliat pembelajaran Bahasa Inggris di kalangan pelajar Kota Bontang kembali bangkit. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menggelar lomba pidato Bahasa Inggris (English Speech) di Ruang Santai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK), Kamis (30/10/2025).
Kegiatan ini menjadi kelanjutan dari ajang Story Telling Competition yang digelar sehari sebelumnya, dan kini dikembangkan menjadi ruang bagi pelajar untuk menampilkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris dengan tema dan argumen yang lebih kritis.
Kepala Seksi Kurikulum dan Peserta Didik Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Okto Arbianta Hutahaean, mengatakan lomba pidato ini bukan sekadar ajang unjuk kemampuan linguistik, tetapi juga wadah melatih kepercayaan diri, pola pikir logis, serta kemampuan berkomunikasi siswa di hadapan publik.
“Kami ingin menumbuhkan keberanian dan kecintaan siswa terhadap Bahasa Inggris. Di era digitalisasi, kemampuan berbahasa asing sudah menjadi kebutuhan, bukan lagi tambahan,” ujar Okto.
Ia menambahkan, meski kegiatan ini baru dihidupkan kembali setelah beberapa tahun vakum akibat pandemi dan efisiensi anggaran, Disdikbud bertekad menjadikannya agenda rutin. Bahkan, lomba ini akan diperluas hingga ke tingkat sekolah dasar (SD) agar pembinaan berjenjang bisa terbentuk sejak dini.
“Kami akan mengusahakan agar tahun depan siswa SD juga dapat ikut berpartisipasi. Ini penting untuk menyiapkan mereka lebih awal,” tambahnya.
Selain mengasah kemampuan berbicara dalam Bahasa Inggris, kompetisi ini juga menjadi bagian dari strategi Disdikbud dalam mempersiapkan pelajar Bontang agar bisa bersaing di ajang provinsi hingga nasional.
“Lomba ini memang masih di tahap awal, tapi kami ingin menjadikannya batu loncatan untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Okto. (*/ADV)









