BONTANG – SMP Negeri 5 Kota Bontang memastikan seluruh tenaga pendidiknya siap melaksanakan Kurikulum Merdeka secara penuh pada tahun ajaran 2025/2026. Kepala SMPN 5 Bontang, Muhiddin, menegaskan kesiapan guru menjadi faktor utama keberhasilan penerapan kurikulum yang menekankan pembelajaran berpusat pada siswa tersebut.
“Guru di sini sudah tercukupi dan semuanya siap melaksanakan Kurikulum Merdeka,” ujar Muhiddin, Senin (3/11/2025) lalu.
Ia menjelaskan, persiapan dilakukan melalui pelatihan resmi yang difasilitasi Dinas Pendidikan serta program pelatihan internal sekolah. Salah satunya dengan mengadakan In House Training (IHT) dan coaching rutin untuk memperkuat kompetensi guru.
“Guru-guru rata-rata sudah ikut pelatihan. Sekolah juga rutin mengadakan IHT untuk meningkatkan kapasitas SDM,” jelasnya.
Meski begitu, Muhiddin mengakui masih ada tantangan dalam penerapan di lapangan. Tidak semua guru memiliki pemahaman yang sama terhadap pendekatan pembelajaran fleksibel dan berbasis proyek yang menjadi ciri Kurikulum Merdeka.
Melalui berbagai kegiatan peningkatan kapasitas, sekolah berupaya memastikan seluruh tenaga pendidik mampu beradaptasi dengan sistem baru yang menuntut kreativitas serta kemandirian dalam mengajar.
Berdasarkan hasil evaluasi internal, penerapan Kurikulum Merdeka di SMPN 5 Bontang dinilai berjalan cukup efektif. Namun, aspek teknis seperti penyusunan modul ajar dan asesmen proyek masih perlu pembenahan agar pelaksanaan kurikulum lebih optimal. (*/ADV)









