BONTANG – SMP Negeri 1 Bontang tengah mendorong modernisasi sistem keamanan sekolah melalui rencana penambahan serta pembaruan kamera CCTV.
Kepala SMPN 1 Bontang, Riyanto, mengungkapkan bahwa upaya ini dilakukan untuk memastikan kegiatan siswa dapat terpantau dengan baik, sekaligus menekan potensi munculnya tindakan perundungan di area sekolah.
Ia menyebutkan, perangkat CCTV sebenarnya sudah terpasang sejak lama. Namun jumlahnya minim dan sebagian unit kini tak lagi bekerja optimal.
“Sebagian kamera sudah tidak mampu merekam dengan baik. Karena itu, pembaruan perangkat ini menjadi kebutuhan mendesak,” ujarnya, Jumat (15/11/2025).
Ia menjelaskan, jumlah siswa yang mencapai 855 orang dengan 25 rombongan belajar membuat pengawasan manual tidak lagi efektif. Keterbatasan tenaga pendidik dan luas lingkungan sekolah menambah tantangan dalam menjaga keamanan.
“Guru tentu tidak dapat memonitor seluruh sudut sekolah setiap waktu. Dengan dukungan CCTV, pemantauan bisa dilakukan secara real time sehingga celah terjadinya pelanggaran dapat ditekan,” jelasnya.
Riyanto juga menegaskan bahwa langkah ini selaras dengan arahan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang sebelumnya menekankan pentingnya fasilitas pengawasan modern sebagai benteng awal dalam mencegah perilaku intimidatif maupun gangguan yang dapat mengganggu kenyamanan mental siswa.
“Seperti pesan Ibu Wali Kota agar pengawasan harus diperkuat. Dengan sistem CCTV yang memadai, sekolah dapat segera mendeteksi situasi mencurigakan, termasuk potensi bullying,” tutupnya.









