BONTANG – Puskesmas Bontang Utara 2 terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya meningkatkan pelayanan promotif dan preventif di masyarakat. Program yang direkomendasikan Dinas Kesehatan ini kini menjangkau seluruh siklus kehidupan, mulai pelajar, ASN, pekerja perusahaan, hingga warga di lingkungan permukiman.
Kepala Tata Usaha Puskesmas Bontang Utara 2, Yulisda, menjelaskan bahwa teknis pelaksanaan CKG dibuat lebih fleksibel agar cakupan layanan semakin luas.
“Kami berinovasi dengan masuk ke kegiatan perusahaan atau event warga. Jadi masyarakat bisa dapat layanan CKG tanpa harus datang ke Puskesmas,” ungkapnya, Kamis (11/12/2025).

CKG kini rutin digelar di sekolah-sekolah untuk melakukan deteksi dini masalah kesehatan pada pelajar. Selain itu, OPD juga menjadi sasaran reguler, mengingat kebutuhan monitoring kesehatan ASN juga meningkat. Langkah ini disebut mampu membantu pemerintah membangun budaya kerja yang lebih sehat.
Di sektor industri, Puskesmas aktif menggandeng perusahaan sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan kerja. Pemeriksaan rutin seperti tekanan darah, gula darah, dan skrining penyakit menular dimasukkan dalam berbagai event perusahaan guna menjangkau karyawan yang padat aktivitas.
Tidak hanya itu, Puskesmas juga melibatkan jejaring fasilitas kesehatan. Jejaring ini berperan membantu deteksi awal berbagai keluhan yang kemudian dapat dirujuk atau diperiksa lebih lanjut melalui layanan CKG.
View this post on Instagram
Untuk memperkuat pemahaman masyarakat, Puskesmas juga konsisten menjalankan program edukasi kesehatan melalui Zoom. Program yang sudah berlangsung sejak masa pandemi ini terbukti efektif menjangkau RT, kader, maupun komunitas tanpa batasan jarak dan waktu.
“Kami ingin masyarakat mendapat edukasi tepat dari tenaga kesehatan yang berkompeten. Karena pencegahan selalu lebih mudah dilakukan saat informasi akurat dan mudah dipahami,” tegasnya.
Dengan kombinasi pemeriksaan langsung di lapangan dan edukasi digital, Puskesmas berharap CKG dapat menjadi pintu masuk masyarakat untuk lebih sadar kesehatan. Program ini diharapkan terus berkembang dan menjadi fondasi peningkatan derajat kesehatan warga Bontang Utara 2. (*/ADV)









