Menu

Mode Gelap

Daerah

1.295 Wisatawan Padati Pulau Beras Basah, Didominasi Warga Bontang

badge-check


					Suasana padat pengunjung Pulau Beras Basah. (Istimewa/Dok.BPBD) Perbesar

Suasana padat pengunjung Pulau Beras Basah. (Istimewa/Dok.BPBD)

BONTANG – Sebanyak 1.295 wisatawan memadati kawasan Pulau Beras Basah pada Minggu (22/3/2026). Ribuan pengunjung tersebut didominasi warga lokal Bontang.

Berdasarkan laporan pemantauan BPBD Kota Bontang, jumlah wisatawan asal Bontang mencapai 975 orang. Sementara sisanya berasal dari berbagai daerah, seperti Samarinda (78 orang), Balikpapan (83 orang), Kutai Timur (55 orang), Kutai Kartanegara (35 orang), Penajam Paser Utara (35 orang), Kutai Barat (16 orang), hingga luar daerah seperti Medan (13 orang) dan Kalimantan Tengah (5 orang).

Tingginya minat kunjungan ini menunjukkan bahwa Pulau Beras Basah masih menjadi destinasi favorit masyarakat, terutama saat akhir pekan dan cuaca mendukung.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail, menyebut lonjakan pengunjung sudah diprediksi sebelumnya, mengingat kondisi cuaca yang relatif baik.

“Memang sejak pagi terlihat peningkatan jumlah pengunjung. Ini hal yang biasa terjadi saat akhir pekan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (23/3/2026).

Ia menambahkan, dominasi wisatawan lokal menunjukkan tingginya minat masyarakat Bontang untuk berwisata di wilayahnya sendiri.

“Mayoritas pengunjung masih dari Bontang, namun ada juga dari luar daerah yang datang menikmati wisata laut di sini,” jelasnya.

Kondisi cuaca pada hari tersebut terpantau cerah berawan sejak pagi hingga sore hari, dengan gelombang laut relatif rendah berkisar antara 0,3 hingga 0,5 meter.
Meski jumlah pengunjung cukup tinggi, aktivitas wisata tetap berjalan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Tidak ada laporan kejadian bencana maupun insiden selama kegiatan berlangsung.

“Dengan jumlah pengunjung mencapai lebih dari seribu orang, kondisi tetap aman dan terkendali,” kata Ismail.

BPBD Kota Bontang tetap melakukan pemantauan dan pengawasan di lokasi guna memastikan keamanan para wisatawan, baik di area pulau maupun pelabuhan penyeberangan.

Lonjakan pengunjung tersebyr menjadi indikator positif bagi sektor pariwisata lokal, sekaligus menjadi perhatian bagi pengelola untuk terus meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan wisatawan. (*)

Penulis : Mirah Hayati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Disporapar Ambil Alih Proyek Mini Soccer, Dinas PUPR Bontang Lepas Peran

23 Maret 2026 - 14:22

Jelang Lebaran, Warga dan Pelaku Usaha Diimbau Tak Beri Gratifikasi ke ASN

20 Maret 2026 - 14:53

Takbir Idulfitri di Bontang Diatur, Takbir Keliling Dilarang

20 Maret 2026 - 14:52

Trending di Daerah