BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menyebut akses pendidikan di Kota Bontang semakin merata. Hal ini ditandai dengan tingginya partisipasi anak usia sekolah yang hampir seluruhnya telah mengenyam pendidikan.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, mengatakan saat ini hampir tidak ditemukan lagi anak usia sekolah yang tidak bersekolah. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan.
“Kalau usia sekolah, rasanya sudah tidak ada lagi yang tidak bersekolah. Akses pendidikan di Bontang sudah merata,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (24/3/2026).
Ia menjelaskan, capaian tersebut tercermin dari indikator pendidikan seperti Angka Partisipasi Murni (APM) dan Angka Partisipasi Kasar (APK) yang menunjukkan tingkat keterjangkauan pendidikan di daerah.
Meski begitu, Disdikbud tetap mewaspadai potensi anak putus sekolah yang bisa terjadi karena berbagai faktor. Untuk mengantisipasi hal tersebut, sejumlah langkah intervensi terus dilakukan agar anak tetap berada dalam sistem pendidikan.
Selain itu, Disdikbud juga rutin melakukan pendataan hingga tingkat kelurahan guna memastikan tidak ada anak yang tercecer. Pendataan ini melibatkan sekolah serta perangkat daerah terkait.
“Upaya lain juga kita lakukan, seperti memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pihak sekolah dan masyarakat, agar setiap persoalan pendidikan dapat segera ditangani secara cepat dan tepat,” lamjtu dia.
Disdikbud berharap pemerataan akses pendidikan di Bontang dapat terus dipertahankan, seiring komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. (*)
Penulis : Mirah Hayati









