BONTANG – Sejak awal tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang telah berencana membuka jalur laut Bontang – Mamuju di Sulawesi Barat melalui Pelabuhan Loktuan. Hal ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas antar kedua wilayah.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengatakan konektivitas dengan Sulawesi Barat dan Selatan dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung distribusi logistik serta pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ketergantungan Bontang terhadap pasokan dari luar daerah, khususnya Surabaya, menjadi alasan utama perlunya jalur distribusi alternatif,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Rencana ini juga merupakan aspirasi masyarakat dan telah dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan sebagai langkah awal realisasi.
Meskipun awalnya sempat terkendala oleh kondisi pelabuhan yang masih terbatas, termasuk belum adanya fasilitas ramp, serta kurangnya kajian teknis.
Namun demikian, terdapat kebutuhan masyarakat yang sangat tinggi dibarengi dengan potensi penumpang dari Bontang dan daerah sekitar seperti Kutai Timur dan Berau. Hal ini menarik minat dari PT ASDP Cabang Balikpapan untuk melakukan kajian teknis lanjutan.
“Mereka menyatakan kesiapan armada, serta komitmen melakukan kajian teknis mendalam dan survei lapangan, dengan tetap menyeimbangkan aspek bisnis dan pelayanan,” tuturnya.
Dirinya optimistis lintasan Bontang-Mamuju segera terealisasi sebagai jalur strategis logistik dan mobilitas masyarakat. Pemkot dan PT ASDP juga telah mencapai kesepakatan awal dan akan melakukan peninjauan lapangan. (*)
Penulis : Mirah Hayati









