Menu

Mode Gelap

Daerah

55 Lansia Terima Bansos Pemprov Kaltim, Dinkes Bontang Berikan Layanan Kesehatan

badge-check


					Wali Kota Bontang memberi sambutan pada pembukaan penyaluran bantuan sosial terencana bagi 55 warga lanjut usia (lansia) yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada Tahun Anggaran 2026, Sabtu (4/7/2026).(Foto: Bambang)
Perbesar

Wali Kota Bontang memberi sambutan pada pembukaan penyaluran bantuan sosial terencana bagi 55 warga lanjut usia (lansia) yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada Tahun Anggaran 2026, Sabtu (4/7/2026).(Foto: Bambang)

Jurnalpijar.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang melalui jajaran puskesmas berpartisipasi dalam penyaluran bantuan sosial terencana bagi 55 warga lanjut usia (lansia) yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang difasilitasi Yayasan Pandu Qolby tersebut tidak hanya berfokus pada penyerahan bantuan, tetapi juga dirangkaikan dengan edukasi kesehatan serta bakti sosial yang melibatkan Ikatan Alumni (IKA) Universitas Airlangga (Unair) Bontang. Agenda ini dipusatkan di Auditorium 3D Bontang, Sabtu (4/7/2026) pagi.

Dalam kesempatan itu, tenaga kesehatan dari puskesmas memberikan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada para lansia. Pemeriksaan meliputi pemantauan kondisi kesehatan, identifikasi penyakit yang diderita, hingga konsultasi dan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan di usia lanjut.

Foto bersama penyerahan bantuan ke para lansia secara simbolis oleh Wali Kota Bontang (Foto: Bambang)

Selain memperoleh layanan kesehatan, para penerima manfaat juga mendapatkan paket bantuan berupa sembako dan perlengkapan home care yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menunjang perawatan kesehatan di rumah.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, turut hadir dan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para lansia. Dalam sambutannya, ia mengajak para penerima manfaat untuk tetap menjalani aktivitas yang produktif meski telah memasuki usia lanjut.

Menurut Neni, menjaga kualitas hidup di usia senja dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten. Ia mendorong para lansia rutin melakukan aktivitas fisik ringan sesuai kemampuan, menjaga pola makan bergizi seimbang, serta tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Kesehatan adalah modal utama agar para lansia tetap mandiri dan dapat menikmati masa tua dengan baik. Karena itu, biasakan menjalani pola hidup sehat dan memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi alumni, dan lembaga sosial, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus derajat kesehatan para lansia di Kota Bontang.

Selain meringankan beban ekonomi, program ini juga menjadi upaya memperkuat kepedulian terhadap kelompok lanjut usia agar tetap sehat, aktif, dan produktif di tengah masyarakat. (Adv)(Adv/Bam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tahanan Rutan Polres Bontang Ikuti Bimbingan Rohani dan Mental

2 Juli 2026 - 06:13

Audiensi PWI Bontang dengan Polres Bontang, Bangun Sinergi Informasi Publik

1 Juli 2026 - 05:53

Jalan Sehat Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Bontang

28 Juni 2026 - 01:07

Trending di Daerah