Menu

Mode Gelap

Nasional

Febri Diansyah Bingung Soal SYL Sempat Hilang saat Penyelidikan KPK

badge-check


					Febri Diansyah Bingung Soal SYL Sempat Hilang saat Penyelidikan KPK Perbesar

Jakarta, CNN Indonesia —

Pengacara Febri Diansia mengaku kecewa mendengar mantan Menteri Pertanian Syahrul Yassin Limpo (SYL) menghilang saat Komisi Pemberantasan Korupsi (ACC) sedang mengusut korupsi di kementeriannya.

Hal itu diketahui saat Febri dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Agung KPK di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam kasus pungli dan pungli yang menjerat SIL. ), Senin (3/6).

Awalnya, Hakim Fahzal Hendri menanyakan apakah Febri masih berstatus pengacara saat SIL menghadiri KTT G20.

Febry pun menanyakan kembali apakah waktu yang disebutkan adalah bulan September.

“Iya Pak Syahrul Yassin Limpo, berdasarkan pemberitaan media, linknya hilang dan tidak bisa dihubungi. Apakah kamu masih ingat itu? – tanya hakim.

Febry menjawab, saat itu dirinya masih menjadi kuasa hukum SIL. Ia bahkan menyebut partainya sudah berstatus hukum sebelum penggerebekan dimulai.

Hakim kemudian bertanya apakah Febry bisa menghubungi SIL lagi ketika isu hilang itu terungkap ke publik.

Menurut Febry, saat itu SYL sedang menggelar acara untuk menunaikan tugasnya pada KTT G20.

“Sebelum acara saya diberitahu ada tugas untuk KTT G-20 dan saat itu saya sampaikan kepada Pak Syahrul, ‘Pak, ini sambil menjalankan tugas dan untuk kepentingan umum pertanian. sehingga lebih baik berada di luar negeri untuk mendapatkan informasi- “Informasi terkait kegiatan pertemuan tersebut sudah disampaikan kepada publik,” kata Febry.

Selain itu, Febry mengaku merasa bingung dengan isu tidak memiliki SYL. Febry mengatakan, KPK saat itu tidak mengundang SIL.

“Apakah ini berarti sebagai kuasa hukum masih bisa menghubungi Pak Syahrul Yassin Limpo?” – tanya hakim.

Hakim menanyakan apakah Febry yang saat itu berstatus hukum masih bisa menghubungi SIL.

“Iya waktu itu ada update posisi saya di KTT G-20, tapi jujur ​​saya agak bingung dengan informasi saat itu karena Pak Syahrul tidak pernah diundang. Ada rumor yang mengatakan dia melakukan investigasi pada KTT G20 dan kemudian menghilang saat menjalankan tugasnya, kata Febry.

“Kalaupun saat itu hal tersebut hilang dalam tanda kutip, jika kami dihubungi dan dipanggil tentu kami akan berpesan agar mereka kooperatif dan patuh pada seruan KPK yang selalu kami lakukan,” imbuh Febry. .

SYL tiba di Indonesia pada Rabu 4 Oktober 2023 setelah dilaporkan “hilang” usai rumahnya digeledah KPK terkait dugaan korupsi di Kementerian Pertanian. Saat itu, SIL belum mengundurkan diri dari jabatan Menteri Pertanian.

SYL diadili bersama dua terdakwa lainnya yakni Kasdi Subagono, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian dan Muhammad Hatta, Direktur Mesin dan Peralatan Pertanian, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementerian Pertanian. Antara tahun 2020 dan 2020, Rp 44.546.079.044 dan Rp 40.647.444.494 dinilai sebagai suap.

Tak hanya itu, SIL juga telah ditetapkan sebagai tersangka pencucian uang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Kasus ini masih diselidiki KPK. (pop/dtk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bontang Tembus 5 Besar Kota Bersih Nasional, Perkuat Komitmen Pengelolaan Sampah

26 Februari 2026 - 06:33

3,21 Persen Penduduk Bontang Masuk Kategori Miskin

12 Desember 2025 - 09:29

Pasar Logam Mulia Domestik Kembali Bergairah di Desember 2025: Harga Emas Menanjak

1 Desember 2025 - 12:18

Trending di Ekonomi