Menu

Mode Gelap

Daerah

Pria Ditemukan Tergantung di Bontang Kuala, Polisi Masih Dalami Penyebab Kematian

badge-check


					Tim Inafis dari sejumlah petugas dari Polres Bontang saat di TKP penemuan jenazah pria tergantung tali di kawasan Bontang Kuala, Sabtu (19/9/2026). (Foto: Irwan/jurnalpijar.com) Perbesar

Tim Inafis dari sejumlah petugas dari Polres Bontang saat di TKP penemuan jenazah pria tergantung tali di kawasan Bontang Kuala, Sabtu (19/9/2026). (Foto: Irwan/jurnalpijar.com)

BONTANG — Warga di wilayah Kelurahan Bontang Kuala, Kota Bontang, dikejutkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi tergantung pada Sabtu (19/9/2026) malam.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian pria tersebut. Polisi belum menyimpulkan apakah korban meninggal akibat bunuh diri, atau terdapat unsur pidana.

Pamapta Polres Bontang, Ipda M. Arif Hidayat, mengatakan laporan mengenai kejadian tersebut pertama kali diterima melalui layanan Hotline 110 Polri sekitar pukul 19.00 Wita. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi kejadian.

“Laporan masuk pertama kali itu di Hotline 110 Polri sekitar pukul 19.00 malam dan langsung kami turun ke TKP,” kata Ipda Arif di lokasi kejadian.

Ia menegaskan, kepolisian belum dapat mengambil kesimpulan terkait penyebab kematian sebelum seluruh proses pemeriksaan dan identifikasi selesai dilakukan.

“Untuk perkembangan lebih lanjut, apakah ini murni bunuh diri atau ada unsur pidana, kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim Inafis,” ujarnya.

Menurut Ipda Arif, setiap tahapan penanganan dilakukan sesuai prosedur dan standar operasional yang berlaku. Karena itu, seluruh kemungkinan masih terbuka dan polisi tidak ingin terburu-buru menyimpulkan penyebab kematian.

“Jadi kita tidak bisa menyebut ini, ini, atau ini sebelum ada hasil pemeriksaan,” tegasnya.

Sementara itu, identitas korban juga masih dalam proses verifikasi. Pihak keluarga disebut telah datang ke lokasi dan memberikan keterangan kepada petugas.

“Untuk identitasnya masih belum lengkap, tapi keluarganya tadi sudah ada,” ungkap Ipda Arif.

Dari informasi sementara, korban diperkirakan berusia sekitar 30-an tahun. Korban diketahui bekerja di bidang jasa sablon atau pembuatan sablon.

“Sekitar umur 30-an. Pekerjaannya sablon, jasa sablon, pembuatan sablon,” jelasnya.

Keterangan serupa disampaikan Sekretaris RT di wilayah Bontang Kuala yang enggan disebutkan namanya. Ia mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh tetangga korban.

“Yang menemukan pertama itu tetangga korban,” ujarnya singkat.

Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan dan identifikasi untuk memastikan identitas korban sekaligus mengungkap secara utuh kronologi serta penyebab kematiannya. Hingga hasil pemeriksaan tim Inafis diperoleh. (*)

 

Penulis: Irwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Penajam Ungkap Pencurian Kabel PT HK, Empat Tersangka Diamankan

20 September 2026 - 03:50

Perangi TBC, Dinkes Bontang Perkuat Layanan Kesehatan Lewat Konsultasi Publik

18 September 2026 - 06:46

Diduga Curi Uang Rp1,5 Juta, Kakek 69 Tahun di Bontang Malah Acungkan Pisau, Terancam 9 Tahun Penjara

13 September 2026 - 13:37

Trending di Daerah