Jakarta, CNN Indonesia —
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyatakan terbuka untuk menambahkan sunroof panoramik atau sunroof pada Xforce.
Jadi kalau kita tanya bakalan ada atapnya atau tidak, sangat mungkin. Kita lihat saja produknya apa. Saat ini belum ada informasinya, kata Irwan Kuncoro, Direktur Penjualan dan Pemasaran PT MMKSI. . . , di Jakarta, pada Kamis (16/5).
Ia menyaingi Mitsubishi Xforce, Honda HR-V dan Toyota Yaris Cross. Mobil ini tersedia dalam dua model, satu dibanderol lebih dari Rp 379,9 juta dan satu lagi dibanderol lebih dari Rp 412,9 juta.
Namun Xforce tidak dibekali fungsi atap kaca parsial. Sementara rivalnya, HR-V, dibekali sunroof panoramik dibanderol mulai Rp 383 jutaan, sedangkan Yaris Cross punya sunroof buka tutup otomatis.
Irwan tak memungkiri, penjualan mobil di segmen SUV kompak cukup ketat dari segi teknologi, dengan produk sekelas yang diproduksi Honda, Suzuki, dan Toyota untuk merek China dan Korea.
Menurut Irwan, perseroan terbuka untuk memperbarui fitur tersebut pada produknya untuk memenuhi permintaan pasar dalam negeri.
“Kami masih harus melakukan segalanya untuk pengembangan produk. Kami harus mempelajari perubahan apa yang harus kami lakukan ke depan,” ujarnya.
Dealer ke konsumen (retailer) mengatakan total pengiriman Xforce mereka rata-rata 600 unit per bulan. Sementara itu, laporan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan pengiriman mobil dari pabrik ke diler Xforce turun 80 unit pada Maret 2024.
Irwan mengatakan, “Sebagai retailer, rata-rata kami menjual sekitar 600 unit dalam sebulan. Tahun ini masih memungkinkan penjualan 10 ribu unit. Kalau di tahun 600-an, kita sudah di tahun 7.000-an.”
(kotak/mikrofon)












