Menu

Mode Gelap

Daerah

Kasus HIV dan TBC Masih Tinggi, Dinkes Bontang Intensifkan Sosialisasi ke Kader PKK dan GISKA

badge-check


					Sosialisasi kolaborasi Dinkes Bontang dan PT KPI di Auditorium Taman Tiga Dimensi (Foto: Bambang)
Perbesar

Sosialisasi kolaborasi Dinkes Bontang dan PT KPI di Auditorium Taman Tiga Dimensi (Foto: Bambang)

Jurnalpijar.com – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit menular terus diperkuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang. Bersama PT Kaltim Parna Industri (KPI), Dinkes menggelar sosialisasi pencegahan HIV/AIDS dan Tuberkulosis (TBC).

Sosialisasi ini diikuti kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta Gabungan Istri Karyawan (GISKA) PT KPI di Auditorium Taman Tiga Dimensi, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya membahas pencegahan HIV/AIDS dan TBC, tetapi juga memberikan pembekalan mengenai bahaya di lingkungan industri, Bantuan Hidup Dasar (BHD), hingga teknik pemadaman api pada tahap awal. Materi disampaikan oleh sejumlah instansi sesuai bidangnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bontang, Sudirman, menjelaskan edukasi mengenai HIV/AIDS disampaikan oleh Dinkes Bontang. Sementara materi keselamatan industri diberikan oleh PT KPI, pelatihan BHD dipandu tenaga medis RSUD Taman Husada Bontang, dan simulasi pemadaman api awal dibawakan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan).

Menurut Sudirman, pemilihan tema HIV/AIDS dan TBC didasarkan pada tingginya jumlah kasus yang masih ditemukan di Kota Bontang. Karena itu, peningkatan pemahaman masyarakat melalui kegiatan edukasi dinilai menjadi langkah penting dalam menekan penyebaran kedua penyakit tersebut.

“Hingga Juli 2026, kasus TBC dan HIV di Bontang masih cukup tinggi sehingga kami terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat agar upaya pencegahan bisa dilakukan sejak dini,” ujarnya.

Data Dinkes Bontang mencatat, sampai Juli 2026 terdapat sekitar 460 kasus TBC aktif dan sekitar 260 kasus HIV di Kota Bontang. Melalui sosialisasi ini, peserta diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarkan informasi yang benar mengenai pencegahan penyakit, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

30 Kader Posyandu Jalani Workshop Gerobak Emas dalam Upaya Menekan Stunting

3 Agustus 2026 - 07:07

Pelangi Bunda, Inovasi Unggulan Puskesmas Bontang Selatan II Tangani Stunting

2 Agustus 2026 - 06:51

120 Kader Posyandu Bontang Diperkuat, Dinkes dan PKT Kolaborasi Genjot Upaya Cegah Stunting

30 Juli 2026 - 05:31

Trending di Daerah