BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang mencatat, terdapat penurunan jumlah kejadian kebakaran sepanjang tahun 2025. Total insiden yang terjadi tercatat sebanyak 56 kasus, lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari penguatan upaya pencegahan serta peningkatan respons petugas di lapangan.
“Penurunan ini tidak lepas dari kerja keras tim, termasuk peningkatan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa potensi kebakaran masih cukup tinggi di sejumlah wilayah. Beberapa kelurahan seperti Berbas Pantai, Bontang Kuala, dan Lok Tuan masih menjadi daerah yang rawan terjadi insiden.
Menurut Amiluddin, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan langkah mitigasi ke depan, terutama dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.
“Kami terus mendorong edukasi dan keterlibatan warga agar lebih waspada, sehingga potensi kebakaran bisa ditekan,” katanya.
Selain itu, Disdamkartan Bontang juga berupaya meningkatkan kecepatan respons dan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
Ia berharap tren penurunan ini dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
“Pencegahan tetap menjadi kunci utama. Kalau masyarakat sadar dan sigap, risiko kebakaran bisa diminimalkan,” tutupnya. (*)
Penulis : Mirah Hayati









