Menu

Mode Gelap

Daerah

Disdamkartan Bontang Catat 56 Kejadian Kebakaran di 2025, Turun Signifikan

badge-check


					Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin (kiri). (Mirah Hayati/Jurnalpijar) Perbesar

Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin (kiri). (Mirah Hayati/Jurnalpijar)

BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang mencatat, terdapat penurunan jumlah kejadian kebakaran sepanjang tahun 2025. Total insiden yang terjadi tercatat sebanyak 56 kasus, lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari penguatan upaya pencegahan serta peningkatan respons petugas di lapangan.

“Penurunan ini tidak lepas dari kerja keras tim, termasuk peningkatan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa potensi kebakaran masih cukup tinggi di sejumlah wilayah. Beberapa kelurahan seperti Berbas Pantai, Bontang Kuala, dan Lok Tuan masih menjadi daerah yang rawan terjadi insiden.

Menurut Amiluddin, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan langkah mitigasi ke depan, terutama dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

“Kami terus mendorong edukasi dan keterlibatan warga agar lebih waspada, sehingga potensi kebakaran bisa ditekan,” katanya.

Selain itu, Disdamkartan Bontang juga berupaya meningkatkan kecepatan respons dan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

Ia berharap tren penurunan ini dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Pencegahan tetap menjadi kunci utama. Kalau masyarakat sadar dan sigap, risiko kebakaran bisa diminimalkan,” tutupnya. (*)

 

Penulis : Mirah Hayati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskominfo Bontang Gandeng BPS Tingkatkan Validitas Data Sektoral

11 Juni 2026 - 10:31

Munas HIPMI, Ade Jona Terpilih Jadi Ketua Umum Periode 2026-2029

11 Juni 2026 - 10:17

Pemerintah Naikkan Harga BBM, Pertamax di Kaltim Naik Jadi Rp16.650

10 Juni 2026 - 10:14

Trending di Daerah