Menu

Mode Gelap

Daerah

Komisi B Desak Pemkot Bontang Pastikan Status Pengelolaan Pulau Beras Basah

badge-check


					Pulau wisata Beras Basah di Kota Bontang. Perbesar

Pulau wisata Beras Basah di Kota Bontang.

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang diminta segera mengajukan audiensi Pemprov Kalimantan Timur terkait kejelasan status kewenangan pengelolaan pulau wisata Beras Basah. Pembahasan ini muncul dalam rapat bersama antara Komisi B DPRD Kota Bontang dan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Selasa (12/5/2026).

Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi Jamain meminta pemkot melalui Dispopar Bontang segera memperjelas status kepemilikan dan kewenangan pengelolaan pulau wisata tersebut ke Pemprov Kaltim.

Menurutnya, kepastian status itu penting agar tidak menimbulkan persoalan administratif maupun pengelolaan wisata di kemudian hari. Terlebih, Pulau Beras Basah menjadi salah satu destinasi unggulan yang memiliki potensi besar mendukung sektor pariwisata daerah.

Ia menegaskan Komisi B tidak menolak apabila pengelolaan destinasi wisata tersebut nantinya melibatkan pihak ketiga. Namun, keterlibatan investor ataupun pengelola swasta harus tetap mengakomodasi masyarakat lokal.

Winardi menekankan, masyarakat sekitar tidak boleh hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Keterlibatan warga lokal dianggap penting agar manfaat ekonomi dari sektor wisata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Bontang.

“Komisi B tidak menolak jika dikelola pihak ketiga, tapi harus melibatkan masyarakat lokal,” tegasnya.

Pembahasan terkait pengelolaan Pulau Beras Basah belakangan menjadi perhatian karena kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar meningkatkan pendapatan daerah dan sektor ekonomi masyarakat.  (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskominfo Bontang Gandeng BPS Tingkatkan Validitas Data Sektoral

11 Juni 2026 - 10:31

Munas HIPMI, Ade Jona Terpilih Jadi Ketua Umum Periode 2026-2029

11 Juni 2026 - 10:17

Pemerintah Naikkan Harga BBM, Pertamax di Kaltim Naik Jadi Rp16.650

10 Juni 2026 - 10:14

Trending di Daerah